Tantangan untuk Presiden Terpilih

“Demokrasi dan desentralisasi pada sebuah negara yang masih lemah dalam hal institusi sebagaimana di Indonesia akan menyebabkan merajalelanya korupsi.” (Wardhana 2009)

–Juni 14, 2009–

Beberapa hari lagi, rakyat Indonesia akan memilih langsung pasangan capres cawapres yang diharapkan akan membawa kemakmuran dan kesejahteraan bangsa dan negara.

Siapapun presiden yang terpilih nantinya, ia akan menghadapi tantangan berat sebagai berikut:

1. Geografi
Indonesia merupakan negara nomor satu yang paling terpisah geografi-nya di dunia (the most spatial division country) karena wilayah daratannya terpisah menjadi 17 ribu lebih pulau. Akibat langsung dari kondisi ini tentu saja ongkos yang sangat mahal untuk menjamin ketersediaan fasilitas mendasar untuk seluruh rakyat. Jika infrastruktur sebuah negara berbasis daratan seperti AS dan Cina dibandingkan dengan Indonesia, maka biaya yang kita butuhkan untuk mencapai level perhubungan nasional yang sama bisa menjadi beberapa kali lipat.

2. Demokrasi
Sistem demokrasi yang dibangun sejak runtuhnya Orde Baru dapat menjadi berkah atau bencana bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan bukti empiris dari negara-negara di dunia, kondisi sebuah negara demokratis dengan kualitas institusi hukum yang rendah menyebabkan kerusakan ekonomi yang lebih parah dibandingkan dengan negara otoriter dengan kualitas institusi hukum yang sama. Karena itu, peningkatan kualitas institusi hukum menjadi syarat mendasar bagi kelanjutan pertumbuhan ekonomi.

3. Desentralisasi
Pemerintah pusat harus membangun sistem yang dapat menjamin efisiensi dan efektifitas penerapan desentralisasi di bidang politik dan keuangan. Dalam kondisi pemerintahan pusat lemah dan tidak terdapat kontrol yang memadai serta kelemahan dalam koordinasi antar pemerintah daerah, desentralisasi akan mengganggu kepentingan ekonomi nasional.

4. Korupsi
Demokrasi dan desentralisasi pada sebuah negara yang masih lemah dalam hal institusi sebagaimana di Indonesia akan menyebabkan merajalelanya korupsi. Pada gilirannya, kondisi ini akan semakin memperparah demokrasi yang lemah dan akan menggoyahkan desentralisasi fiskal dan demokrasi di tingkat daerah.

5. Kemiskinan, Pengangguran dll
Kondisi kemiskinan tiap tahun tidak menunjukkan perubahan signifikan, sekitar 35 juta penduduk miskin dan 10% pengangguran.

Kesimpulannya, tantangan-tantangan di atas seharusnya membuat presiden terpilih tidak bisa tidur nyenyak selama 5 tahun kepemimpinannya.

Kepada segenap kandidat capres dan cawapres, kami ucapkan “Selamat berkampanye damai”.
Kepada rakyat Indonesia, pilih dengan cermat dan ketenangan hati karena pilihan anda mempertaruhkan masa depan bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: